Showing posts with label Meme. Show all posts
Showing posts with label Meme. Show all posts

Wishful Wednesday 31

Wednesday, May 6, 2015

Jadi, sekarang aku lagi khusyuk-khusyuknya ngurus blog buku dibanding blog pribadi. Well, resiko sih ya, sebelum bikin blog buku memang banyak pertimbangan ini-itu, salah satu yang paling utama adalah takut nggak bisa ngatur dan ngurus keduanya. Sesekali iya, kadang lebih fokus ke blog pribadi, tapi nggak jarang ke blog buku. Gitu aja terus, sampe Andhika Kangen Band masuk grup One Direction ngegantiin Zayn Malik. Saking nggak mungkinnya kedua blog aku urus kalau aku nggak benar-benar siap :P


Anyway, tadi slash curhatan dikit ya. Haha... Jadi ini hari Rabu, aku baru ngeh kalau minggu kemarin nggak bikin WW karena Mbak Astrid juga nggak bikin, maklum reminder-ku ya lewat subscribe email, dan kebetulan sekarang lagi inget sendiri. Eh iya, Alhamdulillah makin banyak buku dari wishlist-wishlist sebelumnya terkabul, malah wishlist terakhir Wishful Wednesday 30 sudah terkabul, lengkap dengan tanda tangan penulisnya. Tinggal tunggu Bang Oka dan Bang Satria roadshow ke Bandung aja nih! Hehe...

Wishful Wednesday 30

Wednesday, April 22, 2015

Akhir-akhir ini, aku mulai punya waktu luang lagi untuk membaca. Sebenarnya sih, sekitar tiga sampai empat minggu ke belakang aku masih disibukkan dengan berbagai kegiatan di sekolah. Meski begitu, masih ada jeda waktu sedikit untuk sekadar menambah satu dua halaman buku bacaan. Walaupun stres memikirkan deadline itu-ini, tapi syukurlah aku nggak lupa membaca.


Dan, tumpukanku bertambah. Dosa sih ya, tapi buat apa coba Mbak Astrid bikin meme ini kalau harapan Wishful Wednesday-nya nggak akan terkabul? Jadi, nggak apalah untuk sekadar menyenangkan diri setelah berhasil dari jebakan deadline ya!

Wishful Wednesday 29

Wednesday, April 1, 2015

Aku tuh sebenarnya orangnya random, pilih mana aja sesuai kehendak hati saat itu. Tapi, kalau urusan Wishful Wednesday, kadangkala suka terjebak di wishlist musiman, beberapa minggu suka buku jenis ini, tapi di minggu-minggu selanjutnya bakal suka genre buku lain. Jadi, maklumi aja ya kalau dalam beberapa minggu ke depan, wishlist-ku nggak jauh-jauh soal buku nonfiksi yang menurutku lagi wish-able banget :D


Bukan lagi tentang bukunya Keri Smith, kok! Hahaha... :))

Wishful Wednesday 28

Wednesday, March 25, 2015

Kalau minggu lalu menulis wishlist tentang buku Keri Smith yang fenomenal, maka Wishful Wednesday ke-28 ini juga akan memuat dua buku Keri Smith lainnya yang sudah diterjemahkan di Indonesia.


Sebenarnya banyak sih buku karya penulis ini, misalnya Finish This Book yang lagi-lagi menurutku cover-nya nggak keren banget. Haha! Tapi serius deh, pengin buku-buku seperti itu banyak diterjemahkan di Indonesia, biar sebagai pembaca kreativitas kita juga ikut terasah dan nggak melulu merasa ‘sayang’ karena bukunya rusak atau nggak rapi lagi :D Tapi, sekarang yang pasti-pasti aja dululah ya, belum tentu buku yang ini juga terkabul, haha :P

Wishful Wednesday 27

Wednesday, March 18, 2015

Tadinya, aku mau menulis banyak di Wishful Wednesday kali ini. Mungkin saking waktu itu sering nggak ikut tiap minggunya, wishlist-ku jadi numpuk. Tapi, biar nggak kelihatan greedy-nya, WW kali ini nggak akan diisi banyak buku dulu kok, hehe.


Kalau kemarin baca wishlist-ku berupa Asian lit, kali ini tentu saja berbeda. Mungkin beberapa minggu ke depan, wishlist-ku bakal penuh dengan buku-buku nonfiksi-pengembangan diri. Nggak apa ya :D

Wishful Wednesday 26

Wednesday, March 11, 2015

Anyyeong... balik lagi nih di Wishful Wednesday, rasanya kayak de javu—banyak menulis harapan dan banyak juga yang terkabulkan, sama kayak dulu. Alhamdulillah. Ah ya, aku juga punya post khusus menulis buku mana saja dari WW yang sudah tercapai, baik punya sendiri, meminjam, buntelan, atau hadiah yang dihadiahkan untuk orang lain, cek disini. Senang rasanya saat menuliskan daftar tersebut satu per satu, itu menandakan banyak dari mimpiku bisa terwujud. Yeay ^^


Nah, kali ini masih berkaitan erat dengan post WW sebelum-sebelumnya. Entah kenapa akhir-akhir ini lagi sayang sesayang-sayangnya sama Penerbit Haru, mungkin karena banyak dapat kepercayaan dan kerjasama blog, jadi wishlist kali ini juga nggak jauh-jauh seputar buku terbitan Haru. Bedanya, kalau kemarin aku menulis buku terbaru mereka, maka ini adalah buku-buku lama Haru yang belum sempat kujamah saking persediaannya yang mulai menipis. Hiks... semoga masih bisa ditemukan, ya ;;)

Wishful Wednesday 25

Wednesday, March 4, 2015

Hari ini aku melanjutkan kembali meme Wishful Wednesday, malu dong sama host-nya, masa ngeblog pas kebetulan ada acara giveaway-nya? Jadi, yuk makin rajin lagi ngisi blog ini, siapa tahu semakin banyak berharap maka semakin banyak yang dikabulkan.


Karena post kemarin menulis tentang buku terbaru dari Penerbit Haru edisi pre-order, maka kali ini juga nggak jauh beda alias sudah terbit. Walaupun belum benar-benar addicted banget—dengan dibuktikan punya banyak buku Haru—paling nggak aku salah satu orang yang terkena #HaruSyndrome.

Wishful Wednesday 24

Wednesday, February 25, 2015

Lama nggak bertemu Wishful Wednesday. Sekalinya ketemu, karena ada giveaway dari host-nya, Mbak Astrid. Sebelumnya, Happy 3rd Anniversary Wishful Wednesday. Nggak terasa sudah tiga tahun meme feature yang satu ini berjalan. Seingatku juga, aku mulai mengikutinya sekitar satu setengah tahun yang lalu, tapi... dikarenakan masih bolong-bolong, jadi maafkan ya post-nya masih dikit. Rabu sering belum ada waktu yang pas buat ngeblog, nanti-nanti bikin post terjadwal aja ya :)


Sekarang, sebenarnya mau menulis banyak wishlist saking lamanya nggak berharap, tapi... biar sesuai dengan ketentuan khusus dari WW 147 Mbak Astrid, yuk tulis harapan yang ini dulu :D

Wishful Wednesday 23

Wednesday, December 31, 2014

Hello, Wishful Wednesday Year-End is coming out! Duuh, nggak kerasa waktu cepat berlalu, dan sampai saat ini aku masih bolong-bolong ikut meme harapan ini. Semoga Rabu-Rabu selanjutnya di 2015 aku bisa lebih rajin ya. Ah ya, sekadar mengingatkan! Mulai 1 Januari, jangan lupa banyak-banyak berkomentar di blogku ini ya, karena setiap komentar kalian akan aku donasikan sebesar Rp200 untuk nantinya disumbangkan. Cek Personal Project: Donate for Comments.


Untuk akhir tahun ini, sebenarnya aku nggak akan berharap banyak, mengingat harus mulai menghemat pengeluaran demi projek mendatang di 2015. Tapi, semoga makin banyak peri baik hati yang mau memberikan abu emas berupa buku-buku harapanku, hehe :D

Judul: Travel Young
Penulis: Alanda Kariza
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 190 halaman
Harga: Rp. 50.000,-
Dapat dibeli di BukuBukuLaris



“Aku takut ketinggian”, tandas saya singkat. Mendengar hal itu, teman yang duduk di sebelah saya menawarkan untuk bertukar tempat, tapi saya menolak.

Bagaimana saya bisa pergi keliling dunia kalau berpergian dengan pesawat saja, membuat saya ketakutan setengah mati?

Segera, pesawat pun perlahan-lahan melewati landas pace, sedikit menukik ke atas, dan...
I swear, it was one of the scariest moments in my life!


Menjejaki kedewasaan ibarat melakukan sebuah perjalanan. Semakin jauh melangkah, akan sering kita temukan tantangan baru. Dan melakukan perjalanan sejak dini berarti menemukan banyak pelajaran yang akan menempa diri kita menjadi sosok yang lebih dewasa.

Alanda Kariza berbagi kisah perjalanan yang mendewasakan dirinya saat ke New York, Vatikan, London, Doha, Pittsburgh, dan tempat menarik lainnya. Banyak hal yang bisa jadi pelajaran menarik, seperti keluar dari zona nyaman, berani mengambil keputusan, percaya diri, dan bisa menyikapi suatu masalah tanpa keluhan.

Baginya, traveling is about discovering yourself and also your flaws. Jadi, siapkan destinasi impianmu, tangkap setiap momen yang ada... dan bertualanglah! Temukan jawaban tentang kedewasaanmu.


Alanda Kariza termasuk penulis favoritku karena ceritanya dalam buku Dream Catcher. Di luar dunia kepenulisannya, aku tertarik dengan berbagai kegiatan positifnya dalam mendirikan Sinergi Muda, sebuah komunitas/organisasi/atau apalah itu yang mengumpulkan berbagai anak muda Indonesia untuk terus mengembangkan bakat dan kreativitasnya.

Walaupun IYC 2014 beberapa waktu lalu, aku dinyatakan nggak lolos, bukan jadi halangan untukku untuk tetap melanjutkan kegiatan lainnya. Salah satunya, motivasi travelling ke berbagai sudut di dunia ini, yang paling dekat dulu deh... menjelajahi Indonesia dengan berbagai keragamannya, baru setelah itu mulai berpetualang ke banyak negara-negara dunia. Dalam Travel Young, aku belajar bahwa selagi muda banyak yang bisa kita lakukan, nggak terbatas dengan umur yang kadang dianggap masih “terlalu kecil” untuk tahu indahnya dunia. Semoga nggak hanya buku ini yang terkabul, tapi juga mimpiku pergi ke Korea, Thailand, Australia, dan negara-negara di dunia ini bisa ikut terkabul juga. Amin...



Judul: Single Ville
Penulis: Choi Yun Kyo
Penerbit: Penerbit Haru
Tebal: 308 halaman
Harga: Rp. 65.000,-
Dapat dibeli di BukuBukuLaris


Di Tempat Ini Apa pun Mungkin Terjadi!
Kecuali Percintaan

Apakah Anda sudah lelah akan cinta?
Apakah Anda sudah bosan hidup Anda diganggu orang lain?
Inilah Single Ville, sebuah cottage yang modern.
Syaratnya hanya satu: single!
Mulailah sekarang juga, kehidupan yang menyenangkan tanpa cinta.

Enam orang, yang terdiri atas laki-laki dan perempuan, akan menjadi penghuni Single Ville.
Mereka adalah orang-orang yang terpilih melalui persaingan ketat dengan tingkat persaingan 1:1000.
Akan tetapi, yang menanti mereka di tempat itu bukanlah kehidupan yang tenang.
Setiap hari berbagai peristiwa aneh dan misterius menimpa orang-orang yang memimpikan kehidupan lajang yang indah. Mulai dari jendela yang pecah, seorang penguntit meninggalkan tulisan aneh di kamar mandi, tersangka pembunuhan yang berkeliaran, dan… pelanggar peraturan utama Single Ville.
 Akankah mereka menikmati ketenangan yang mereka dambakan?
 Lalu, siapakah yang nantinya akan menerima hukuman karena jatuh cinta?
 
Ini adalah buku terbarunya Penerbit Haru. Selain penampilan cover Haru yang memang selalu mengesankan, sepertinya Single Ville cocok dibaca para jomblo di Indonesia, haha. Apalagi Single Ville ini sudah dibuat dalam bentuk drama Tiongkok. Aaa... selain baca bukunya, nggak ada salahnya kan mengunduhnya dramanya. Akhir-akhir ini, aku kehabisan stok drama saking udah khatam semua :D

1. Silahkan follow blog Books To Share –atau tambahkan di blogroll/link blogmu.
2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya! 
3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian. 
4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlist-nya di hari Rabu =)

by.asysyifaahs(◕‿◕✿)

Book Kaleidoscope 2014: Day 1 - Top Five Book Boy Friends

Tuesday, December 30, 2014

From all the books you have read throughout the year, rank five male characters (if you are female) or five female characters (if you are male) you loved most. Tell us the reason, and it would be great if you use images to describe them (if the book has been made into movie, you can share photo(s) of the best actors/actresses to perform them).

http://klasikfanda.blogspot.com/2014/11/book-kaleidoscope-2014.html

Cheers ^^ Ini pertama kalinya aku ikut feature Book Kaleidoscope ini. Tahun lalu, lumayan banyak membaca meme yearly ini, tapi aku baru ngeh sekarang sih :D Jadi, daripada nggak ikutan sama sekali, mending sedikit terlambat kan? Rasanya seperti melihat kembali apa yang sudah aku baca di 2014 ini :D


sumber disini

Buku ini bisa dibilang, buku yang aku elu-elukan, walau orang nggak paham “kenapa bisa?” Tipe Marko ini adalah sahabat yang nggak risi dekat sama cewek sebagai sahabatnya. Masih banyak kan sekarang cowok yang kalau berteman maunya sama yang sejenis aja. Nah, Marko adalah representatif dari teman-teman cowokku di sekolah, nggak malu buat dekat sama cewek, tapi tingkat persahabatannya nggak ikut-ikutan kayak cewek *yah, you know what I mean*. Walaupun bersahabat, dia tetap menjaga perasaannya untuk nggak menjadikan Sophie sebagai pacar. Karena seperti yang aku percaya, “teman bisa menjadi pacar, tapi pacar belum tentu bisa jadi teman”.


sumber disini

Sebenarnya, aku kurang ngeh sih kalau Shawn Adrian Khulafa yang memerankan Nanda dalam film Hijabers in Love ini, bukan nggak cocok... tapi rasanya ada yang lebih cocok, tapi nggak tau siapa *yang pasti bukan Verrel Bramasta, haha*. Nanda ini digambarkan sebagai sosok Ketua ROHIS yang alim, bukan anak basket tapi disukai para siswi perempuan di sekolah, dan tentunya rendah hati. Duuh... orangtua mana coba yang nggak mau dapat menantu idaman seperti ini? *lirik Mama*


sumber disini

Ayah yang keren, tapi lebih kerenan Abahku dibanding Yanuar. Diceritakan bahwa Yanuar adalah single parent setelah ditinggal pergi istrinya karena meninggal dunia. Sebagai seorang pekerja keras yang sibuk, dia harus dihadapkan dengan masalah mengurus kedua anaknya. Tentu ini hal yang cukup sulit mengingat sebelumnya dia nggak pernah atau jarang melakukan hal tersebut. Dari sinilah tercermin sosok Ayah yang nggak hanya bekerja keras dalam pekerjaannya, tapi bersungguh-sungguh untuk mengatasi masalah dalam keluarganya. Beruntungnya, Yanuar ini adalah ayah yang baik, coba kalau jahat... mungkin dua anaknya udah ditinggal begitu aja :D


sumber disini

Kita berlanjut ke K-iyagi romance. Walaupun konyol, tetap saja Dokter Kandungan ini romantis. Cerita hate-love relationship yang diangkat dalam buku ini menambah kesan bahwa cinta dan benci itu beti a.k.a beda tipis. Tragedinya mungkin mirip-mirip dengan FTV zaman sekarang, tapi karena pengemasan yang unik, dr. Yoon Pyo terlihat jauh lebih keren daripada roman picisan. Walaupun nggak sabaran, tapi dia itu perhatian sama pasiennya yang kebanyakkan ibu-ibu hamil. Siapa coba yang nggak mau punya suami ganteng+cakep+pinter+peduli kayak dia? :P

#1 Rex Rashad – The Chronicles of Audy (4R + 21)

sumber disini

Rex ini yang paling aku suka karena umurnya yang nggak terpaut jauh sama aku, 17 tahun dan masih SMA pula. Walaupun dingin dan terkesan cuek, sebenarnya dia punya caranya tersendiri untuk peduli sama orang lain. Diam-diam menggemaskan. Aku selalu berkhayal, andaikan punya pacar dengan sifat kayak Rex ini, dingin, cuek, tapi romantis. Aaaa...

Rasanya, kalau dibayangkan, ingin deh punya pacar seperti ini... punya kakak seperti ini... punya suami seperti ini... punya Ayah seperti ini... seperti yang ditulis dalam buku-buku fiksi. Tapi, yah, kita kan hidup di dunia nyata. Boleh lah sesekali memimpikan hal itu, asal jangan tenggelam terlalu dalam sampai kita nggak sadar bahwa nggak setiap orang punya sifat seperti karakter yang kita idamkan dalam novel *cieee, petuah*.

by.asysyifaahs(◕‿◕✿)

Wishful Wednesday 22

Wednesday, December 24, 2014

Sudah 2 bulan semenjak Wishful Wednesday terakhir. Hiii... malu deh sama yang lain. Kayaknya perlu reminder untuk mengingatkan nih ya, uhuk >_<


Wishlist di bawah ini adalah serangkaian buku-buku yang baru saja diterbitkan GagasMedia, kita sebut saja Tiga Cinta Desember ya ^^

Judul: Jatuh Cinta Adalah Cara Terbaik Bunuh Diri dan cerita-cerita lainnya
Penulis: Bernard Batubara
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 300 halaman
Harga: Rp. 50.000,-
Dapat dibeli di BukuBukuLaris atau BukaBuku

“Aku tidak bersepakat dengan banyak hal, kau tahu. Kecuali, kalau kau bilang bahwa jatuh cinta adalah cara terbaik untuk bunuh diri. Untuk hal itu, aku setuju.”
Kebanyakan orang lebih senang menceritakan sisi manis dari cinta.
Sedikit sekali yang mampu berterus terang mengakui dan mengisahkan sisi gelapnya.
Padahal, meski tak diinginkan, selalu ada keresahan yang tersembunyi dalam cinta.
Bukankah kisah cinta selalu begitu?
Di balik hangat pelukan dan panasnya rindu antara dua orang, selalu tersimpan bagian muram dan tak nyaman.
Sementara, setiap orang menginginkan cinta yang tenang-tenang saja.
Cinta adalah manis. Cinta adalah terang. Cinta adalah putih.
Cinta adalah senyum. Cinta adalah tawa.
Sayangnya, cinta tak sekadar manis. Cinta tak sekadar terang.
Cinta tak melulu tentang senyum dan tawa. Ini kisah cinta yang sedikit berbeda.
Masih beranikah kau untuk jatuh cinta?

Jatuh Cinta Kak Bara ini mengingatkan kita bahwa sebenarnya cinta nggak selalu manis, cinta nggak selalu indah, dan cinta nggak selalu menarik. Ada sisi balik dimana cinta itu berbeda seperti ekspektasi orang kebanyakkan. Aku penasaran bagaimana isinya, membuat kita takut untuk jatuh cintakah atau malah membuat kita ingin merasakan jatuh cinta?

Judul: Happily Ever After
Penulis: Winna Efendi
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 368 halaman
Harga: Rp. 57.000,-
Dapat dibeli di BukuBukuLaris atau BukaBuku
Tak ada yang kekal dalam dunia ini. Namun, perempuan itu percaya, kenangannya akan tetap hidup, dan ia akan terus melangkah ke depan dengan berani.

Ini adalah kisah tentang orang favoritku di dunia.
Dia yang penuh tawa. Dia yang tangannya sekasar serat kayu, tetapi memiliki sentuhan sehangat sinar matahari. Dia yang merupakan perpaduan aroma sengatan matahari dan embun pagi. Dia yang mengenalkanku pada dongeng-dongeng sebelum tidur setiap malam. Dia yang pada akhirnya membuatku tersadar, tidak semua dongeng berakhir bahagia.

Ini juga kisah aku dengan anak lelaki yang bermain tetris di bawah ranjang. Dia yang ke mana-mana membawa kamera polaroid, menangkap tawa di antara kesedihan yang muram. Dia yang terpaksa melepaskan mimpinya, tetapi masih berani untuk memiliki harapan….

Keduanya menyadarkanku bahwa hidup adalah sebuah hak yang istimewa. Bahwa kita perlu menjalaninya sebaik mungkin meski harapan hampir padam.

Tidak semua dongeng berakhir bahagia. Namun, barangkali kita memang harus cukup berani memilih; bagaimana akhir yang kita ingini. Dan, percaya bahwa akhir bahagia memang ada meskipun tidak seperti yang kita duga.

Novel ini awalnya mengingatkanku dengan tipe cerita yang seringkali ditulis Kak Prisca Primasari, dongeng. Hmm..., sepertinya novel baru hasil Kak Winna Efendi ini berbeda dengan yang kebanyakkan kan? Biasanya, Kak Winna sering mengambil tentang cerita cinta segitiga. Ingin tahu dongeng seperti apa yang bisa Kak Winna buat :D

Judul: Walking After You
Penulis: Windry Ramadhina
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 328 halaman
Harga: Rp. 50.000,-
Dapat dibeli di BukuBukuLaris atau BukaBuku

Masa lalu akan tetap ada. Kau tak perlu terlalu lama terjebak di dalamnya.
Pada kisah ini, kau akan bertemu An. Perempuan dengan tawa renyah itu sudah lama tak bisa keluar dari masa lalu.  Ia menyimpan rindu, yang membuatnya semakin kehilangan tawa setiap waktu. Membuatnya menyalahkan doa-doa yang terbang ke langit. Doa-doa yang lupa kembali kepadanya.
An tahu, seharusnya ia tinggalkan kisah sedih itu sejak berhari-hari lalu. Namun, ia masih saja di tempat yang sama. Bersama impian yang ternyata tak mampu ia jalani sendiri, tetapi tak bisa pula ia lepaskan.
Pernahkah kau merasa seperti itu? Tak bisa menyalahkan siapa-siapa, kecuali hatimu yang tak lagi bahagia. Pernahkah kau merasa seperti itu? Saat cinta menyapa, kau memilih berpaling karena terlalu takut bertemu luka?
Mungkin, kisah An seperti kisahmu.
Diam-diam, doa yang sama masih kau tunggu.
Buku Kak Windry berkisah tentang dua saudara yang memiliki hobi masing-masing (eh iya nggak sih?). Walaupun belum membacanya, ada kesan 'rindu' yang muncul saat melihatnya pertama kali. Apalagi, banyak teman-teman di Goodreads yang nggak sungkan memberikan bintang lima. Makin penasaran kan...

Pokoknya, hampir kebanyakkan orang sudah membaca buku ini, tinggal aku nih yang belum. Semoga, ini bisa didapat setelah menyelesaikan tantangan Joglosemar TBT ya :D
1. Silahkan follow blog Books To Share –atau tambahkan di blogroll/link blogmu.
2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya! 
3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian. 
4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlist-nya di hari Rabu =)

by.asysyifaahs(◕‿◕✿)

Wishful Wednesday 21

Wednesday, October 22, 2014

Sudah lama semenjak Wishful Wednesday terakhir, dan itu sekitar bulan Agustus. Mengecewakan mengingat beberapa bulan ini sedang hiatus dari blog, dan jarang sekali update, tapi Alhamdulillah sih kemarin mulai bangkit dari kubur lagi untuk menulis tiga review :D


Jadi, ini untuk Wishful Wednesday lagi, ingin lagi berangan-angan. Yah, sebenarnya ini adalah pengharapan yang (katanya) bakal dijanjikan teman sebagai kado ulang tahun aku yang terlambat. Nggak papa deh, semoga dia nggak merasa 'dipalaki' ya xD

Judul: Sweet Home
Penulis: Adeliany Azfar
Penerbit: Haru
Tebal: 360 halaman
Harga: Rp. 54.000,-
Bagi Emily Cox, naik ke grade 11 sama dengan gejolak emosi yang tiada habisnya.

Matthew Cooper, pacar sekaligus temannya sejak kecil, memutuskan hubungan mereka. 

Sementara Marion-Mary-Scott, sahabat dan tetangga sebelah rumahnya, terpaksa pindah dari Sweet Home ke kota lain setelah ibunya menikah lagi.

Saat Emily menyangka kehidupannya tidak bisa lebih buruk dari itu, puluhan pesawat kertas berisi curahan hati rahasia yang ia terbangkan ke teras rumah sebelah, yang semestinya ditujukan kepada Mary, hilang tiba-tiba!

Lalu muncullah Tyler Adams, tetangga baru yang dengan seenaknya selalu merecokinya dan membuat hari-harinya semakin menyebalkan.

Apa sih sebenarnya tujuan cowok itu?

Ini adalah buku dari pemenang 100 Days Romance dari Penerbit Haru, aku sih sudah punya yang pertamanya--People Like Us--tapi belum dibaca. Hehe... ceritanya seru, di luar fokus Haru yang biasanya menerbitkan buku dengan setting Korea, Jepang, atau Indonesia. Yah, nggak ada salahnya kan, apalagi tahu kalau sekarang Haru punya adik baru :D

Judul: Moon in the Spring
Penulis: Hyun Go Wun
Penerbit: Haru
Tebal: 405 halaman
Harga: Rp. 67.000,-
Di malam bulan purnama, seorang dewi terjebak bersama seorang pria berhati dingin dan licik di permukaan bumi. 

Dewi Langit, Pria Bumi, lalu Malaikat Kematian…. 

Apakah wanita itu benar-benar tunanganku? 

Pria itu bernama Kang Min-Hyuk, pria berhati dingin dan licik. Ia tidak tampak terkejut ketika tunangannya bangkit dari kematian. Ia tidak memiliki perasaan apa pun kepada wanita itu. Akan tetapi sesudah kejadian itu, wanita itu terlihat seperti wanita lain. Dan wanita itu tidak pernah bisa hilang dari pikirannya.
 
Apakah pria itu akan berhasil mengetahui identitasku yang sebenarnya?

Ji-Wan melanggar peraturan langit dan turun ke bumi untuk menggantikan posisi seorang wanita yang meninggal. Di sana, ia bertemu dengan Min-Hyuk, tunangan wanita yang ia gantikan. Sejak bertemu dengannya, Ji-Wan tahu bahwa pria itu adalah orang yang tidak mudah untuk dihadapi. Walaupun begitu, Ji-Wan berniat untuk bisa terus bertahan di dunia manusia… meski ia merasa lelah.

Ini sekuel dari Always With Me yang juga karangan Hyun Go Wun. Aku dapat buku Always With Me dari Kak Zelie dengan tanda tangan dari penulisnya langsung. Beruntung banget! Yah, semoga lain kali aku juga dapat buku-buku Haru ini dengan tanda tangannya langsung ya #ngarep

Judul: Fangirl
Penulis: Rainbow Rowell
Penerbit: Spring (imprint Haru)
Tebal: 456 halaman
Harga: Rp. 74.000,-
Cath dan Wren—saudari kembarnya—adalah penggemar Simon Snow. Oke, seluruh dunia adalah penggemar Simon Snow, novel berseri tentang dunia penyihir itu. Namun, Cath bukan sekadar fan. Simon Snow adalah hidupnya!

Cath bahkan menulis fanfiksi tentang Simon Snow menggunakan nama pena Magicath di Internet, dan ia terkenal! Semua orang menanti-nantikan fanfiksi Cath.

Semuanya terasa indah bagi Cath, sampai ia menginjakkan kaki ke universitas. Tiba-tiba saja, Wren tidak mau tahu lagi tentang Simon Snow, bahkan tak ingin menjadi teman sekamarnya! Dicampakkan Wren, dunia Cath jadi jungkir balik. Sendirian, ia harus menghadapi teman sekamar eksentrik yang selalu membawa pacarnya ke kamar, teman sekelas yang mengusik hatinya, juga profesor Penulisan Fiksi yang menganggap fanfiksi adalah tanda akhir zaman.

Seolah dunianya belum cukup terguncang, Cath juga masih harus mengkhawatirkan kondisi psikis ayahnya yang labil. Sekarang, pertanyaan buat Cath adalah: mampukah ia menghadapi semua ini?
Yah, ini buku pertamanya dari Penerbit Spring, adiknya Penerbit Haru. Wiih, nggak sabar deh nunggu punya bukunya bulan November nanti. Selain, aku coba untuk jadi reviewer-nya, kalau memang nggak lolos (etapi semoga lolos deh ya), mending beli aja ya, cover-nya lucu dan Aunty Rainbow bilang dia juga takjub sama cover ala Indonesianya :D

1. Silahkan follow blog Books To Share –atau tambahkan di blogroll/link blogmu.
2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya! 
3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian. 
4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlist-nya di hari Rabu =) 

by.asysyifaahs(◕‿◕✿)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
a book blog by @asysyifaahs