From all the books you have read throughout the year, rank five male characters (if you are female) or five female characters (if you are male) you loved most. Tell us the reason, and it would be great if you use images to describe them (if the book has been made into movie, you can share photo(s) of the best actors/actresses to perform them).
Cheers
^^ Ini pertama kalinya aku ikut feature Book Kaleidoscope ini. Tahun lalu,
lumayan banyak membaca meme yearly ini, tapi aku baru ngeh sekarang sih :D
Jadi, daripada nggak ikutan sama sekali, mending sedikit terlambat kan? Rasanya
seperti melihat kembali apa yang sudah aku baca di 2014 ini :D
![]() |
| sumber disini |
Buku ini bisa dibilang, buku yang aku elu-elukan, walau orang nggak paham “kenapa bisa?” Tipe Marko ini adalah sahabat yang nggak risi dekat sama cewek sebagai sahabatnya. Masih banyak kan sekarang cowok yang kalau berteman maunya sama yang sejenis aja. Nah, Marko adalah representatif dari teman-teman cowokku di sekolah, nggak malu buat dekat sama cewek, tapi tingkat persahabatannya nggak ikut-ikutan kayak cewek *yah, you know what I mean*. Walaupun bersahabat, dia tetap menjaga perasaannya untuk nggak menjadikan Sophie sebagai pacar. Karena seperti yang aku percaya, “teman bisa menjadi pacar, tapi pacar belum tentu bisa jadi teman”.
![]() |
| sumber disini |
Sebenarnya, aku kurang ngeh sih kalau Shawn Adrian Khulafa yang memerankan Nanda dalam film Hijabers in Love ini, bukan nggak cocok... tapi rasanya ada yang lebih cocok, tapi nggak tau siapa *yang pasti bukan Verrel Bramasta, haha*. Nanda ini digambarkan sebagai sosok Ketua ROHIS yang alim, bukan anak basket tapi disukai para siswi perempuan di sekolah, dan tentunya rendah hati. Duuh... orangtua mana coba yang nggak mau dapat menantu idaman seperti ini? *lirik Mama*
Ayah
yang keren, tapi lebih kerenan Abahku dibanding Yanuar. Diceritakan bahwa
Yanuar adalah single parent setelah ditinggal pergi istrinya karena meninggal
dunia. Sebagai seorang pekerja keras yang sibuk, dia harus dihadapkan dengan masalah
mengurus kedua anaknya. Tentu ini hal yang cukup sulit mengingat sebelumnya dia
nggak pernah atau jarang melakukan hal tersebut. Dari sinilah tercermin sosok
Ayah yang nggak hanya bekerja keras dalam pekerjaannya, tapi bersungguh-sungguh
untuk mengatasi masalah dalam keluarganya. Beruntungnya, Yanuar ini adalah ayah
yang baik, coba kalau jahat... mungkin dua anaknya udah ditinggal begitu aja :D
Kita
berlanjut ke K-iyagi romance. Walaupun konyol, tetap saja Dokter Kandungan ini
romantis. Cerita hate-love relationship yang diangkat dalam buku ini menambah
kesan bahwa cinta dan benci itu beti a.k.a beda tipis. Tragedinya mungkin
mirip-mirip dengan FTV zaman sekarang, tapi karena pengemasan yang unik, dr.
Yoon Pyo terlihat jauh lebih keren daripada roman picisan. Walaupun nggak
sabaran, tapi dia itu perhatian sama pasiennya yang kebanyakkan ibu-ibu hamil.
Siapa coba yang nggak mau punya suami ganteng+cakep+pinter+peduli kayak dia? :P
#1
Rex Rashad – The Chronicles of Audy (4R + 21)
Rex
ini yang paling aku suka karena umurnya yang nggak terpaut jauh sama aku, 17
tahun dan masih SMA pula. Walaupun dingin dan terkesan cuek, sebenarnya dia
punya caranya tersendiri untuk peduli sama orang lain. Diam-diam menggemaskan.
Aku selalu berkhayal, andaikan punya pacar dengan sifat kayak Rex ini, dingin,
cuek, tapi romantis. Aaaa...
Rasanya,
kalau dibayangkan, ingin deh punya pacar seperti ini... punya kakak seperti
ini... punya suami seperti ini... punya Ayah seperti ini... seperti yang
ditulis dalam buku-buku fiksi. Tapi, yah, kita kan hidup di dunia nyata. Boleh
lah sesekali memimpikan hal itu, asal jangan tenggelam terlalu dalam sampai
kita nggak sadar bahwa nggak setiap orang punya sifat seperti karakter yang
kita idamkan dalam novel *cieee, petuah*.
by.asysyifaahs(◕‿◕✿)











