Showing posts with label Tere Liye. Show all posts
Showing posts with label Tere Liye. Show all posts

[REVIEW] #AboutLove - Tere Liye + Tebak Santa SS 2015

Sunday, January 31, 2016

#AboutLove
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cover dan ilustrasi: Orkha Creative 
Tebal: 128 halaman
Terbit: 2015
Rating: 4.5/5

---

Sudah tahu #88LoveLife milik Diana Rikasari itu, yang diilustrasikan oleh Dinda Puspitasari? Selain bukunya yang hits, ternyata muncullah Vol. 02 untuk buku kutipan berilustrasi. Jadi..., semenjak aku tahu jenis buku ginian, dan belakangan belum punya waktu luang yang banyak untuk baca bacaan novel, aku lebih pilih buku yang ringan kayak gini. Lebih santai, lebih mudah selesai, dan sebenarnya bisa dibaca dari mana aja.

Nah, #AboutLove nggak jauh berbeda dengan buku yang kusebutkan di atas, berisi 100 kutipan tentang cinta. Cinta yang membuat kita memahami banyak hal, membuat kita lebih dewasa dan lebih berani bertanggung jawab, serta cinta yang akhirnya membuat manusia menjadi manusia.

[REVIEW] Pulang - Tere Liye

Sunday, December 20, 2015

"Hidup ini adalah perjalanan panjang dan tidak selalu mulus. Pada hari ke berapa dan pada jam ke berapa kita tidak pernah tahu, rasa sakit apa yang harus kita lalui. Kita tidak tahu kapan hidup akan membanting kita dalam sekali, membuat terduduk, untuk kemudian memaksa kita mengambil keputusan. Satu-dua keputusan itu membuat kita bangga, sedangkan sisanya lebih banyak menghasilkan penyesalan." (hal. 262)

Pulang
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Republika
Editor: Triana Rahmawati
Cover: Resoluzy
Layout: Alfian
Tebal: 400 halaman
Terbit: Oktober 2015 (Cetakan Ketiga)
Rating: ★★★★★

---

“Ingat, Bujang. Jika kau tidak membunuh mereka lebih dulu, maka mereka akan membunuhmu lebih awal. Pertempuran adalah pertempuran. Tidak ada ampun. Jangan ragu walau sehelai benang.” (hal. 153)

Tokoh utama kita bernama Bujang, remaja kusam tanpa alas kaki dari pedalaman rimba Sumatra yang bertranformasi menjadi “Si Babi Hutan”, tukang jagal nomor satu yang pandai menyelesaikan konflik tingkat tinggi. Berawal dari perburuan babi hutan di sebuah talang di Bukit Barisan, ia berhasil membunuh raja babi hutan demi menyelamatkan Tauke Muda, orang bermata sipit yang bertamu pada bapaknya. Tindakan superiornya tersebut tak ragu lagi membuat Tauke Muda mengajak Bujang pergi ke Kota Provinsi, meninggalkan bapaknya yang lumpuh di kaki dan mamak yang sulit mengikhlaskan kepergiannya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
a book blog by @asysyifaahs